Alumni Panti Asuhan Hawai Sentani Papua : Kita harus Tetap Bergandengan Tangan Satu Sama Lain dalam Keadaan Apapun

Alumni Panti Asuhan Hawai Sentani Papua : Kita harus Tetap Bergandengan Tangan Satu Sama Lain dalam Keadaan Apapun

Alumni Panti Asuhan Hawai Sentani Papua : Kita harus Tetap Bergandengan Tangan Satu Sama Lain dalam Keadaan Apapun
Olyfa dan Martin, anak panti asuhan

Selembar foto dapat menceritakan
 banyak kisah untuk siapapun. Termasuk mereka yang pernah tinggal di panti asuhan putri kerahiman Hawai Sentani. Saat Merry Yirum melihat foto di atas. Alumni panti asuhan Putri Kerahiman itu tidak kuasa menahan haru.

"Jika di lihat dari foto ini menyimpan sebuah kenangan massa kecil yang begitu bahagia. Terlihat wajah - wajah yang begitu polos dan saling menyayangi satu sama lain" katanya, melalui unggahan di grup face book alumni panti asuhan Putri Kerahiman - Polomo.  

"Walaupun terkandang satu dan lain sering membuat sedih teman lain, tetapi hal itu tidak memisahkan kami walau sedetik pun", jelasnya lebih lanjut. 

Testimoni

Berikut testimoninya tentang panti asuhan Putri Kerahiman Hawai, rumah masa kecilnya.
Kami telah dibimbing oleh para suster biarawati DSY untuk selalu bersama - sama dalam suka dan duka.
Ucapan beribu terima kasih buat yang terkasih;
  1. Almarhuma suster Maricen Warzon 
  2. Suster Agnita
  3. Suster Lusy
  4. Almarhuma suster Bernadetha, dan 
  5. Suster-suster yang laennya; 
Atas semua pelayanan yang sudah diberikan kepada kami. Semoga kebaikan para suster dibalas oleh Tuhan yang memberi hidup kepada kita semua.

Di akhir kata dia berujar kita harus tetap bergandengan tangan satu sama lain dalam keadaan apapun. 

Sebuah pesan reflektif, nan sejuk untuk seluruh alumni panti asuhan Putri Kerahiman Hawai dan Polomo Sentani di mana pun berada.

Jakarta, 27 - 06 - 2020
--Martin Ruma--

Baca 4 Tahap dalam Membentuk Alumni Panti Asuhan Putri Kerahiman Polomo