Cara Berkomentar yang Benar di Blog

Cara Berkomentar yang Benar di Blog

Cara Berkomentar yang Benar di Menurut Gubanesia
Anak - anak terkasih tidak ada panduan baku tentang cara berkomentar yang benar di blog, atau ketentuan tertulis yang harus diikuti oleh semua orang. Seandainya ada itu hanya kebijakan dari pemilik blog agar blog yang dikelola aman dari link aktif dan komentar spam.


Pertanyaannya adalah mengapa saya katakan berkomentar yang benar di blog?

Konteks benar yang dimaksudkan adalah urutan komentar, antara pembuka percakapan dengan orang yang menanggapi terjalin diskusi dan penyelesaian.

Komentar Blog yang Benar

Contohnya lihat gambar berikut ini.
Cara Berkomentar yang Benar di Blog  Guru Kampung
Lihat nomor (1) Hosella menanggapi apa yang saya sampaikan sebelumnya. Tanggapan Hosella saya rasa kurang tepat dengan apa yang saya minta, akhirnya saya meminta Hosella untuk melihat kembali apa yang saya sampaikan sebelumnya (2). Hasilnya lihat di nomor (3).

Itulah komentar yang benar, yang dimaksudkan dalam postingan ini. 

Apabila saya merasa masih salah, maka saya akan meminta Hosella untuk meninjau kembali dan mengklik 'balasan' (lihat tanda panah di nomor 4) untuk menanggapi apa yang saya minta.

Jika Hosella menanggapi apa yang saya minta dengan menjawab pada kolom komentar berikutnya (lihat tanda panah nomor 5) itu salah. 

Letak kesalahan yang saya maksudkan ialah alur diskusi sudah tidak terjalin karena akan ada orang lain yang menanggapi, sebab itu adalah halaman komentar baru. Dengan demikian pokok permasalahan awal jadi bias. Apabila itu terjadi maka diskusi yang teratur melalui blog sulit untuk diwujudkan. 

Anak - anak hal seperti ini sebenarnya kalian sudah tahu. Ini hanya persoalan ketelitian, kemampuan membaca dan kepatuhan pada perintah.

Komentar yang diharapkan

Anak - anak pelajaran Bahasa Indonesia, Selasa 28 April 2020 kalian akan berdiskusi tentang apa itu sastra dan mengapa sastra harus dipelajari. Diskusinya melalui blog ini. Oleh karena itu, komentar dan tanggapan yang saya minta adalah sesuai dengan topik yang dibahas, lengkap, dan berkualitas. 

Contoh:

Cara Berkomentar yang Benar di Blog  Guru Kampung
Di atas adalah tanggapan teman blogger pada tulisan saya, tentang seorang remaja putri yang merantau saat usianya masih remaja. Jauh dari orang tua dan sendirian di perantauan. Komentarnya sesuai, tanggapan lengkap, argumentasinya jelas. Itulah yang saya harapkan saat pelajaran besok (selasa, 28 April 2020).

Cara menanggapi pun harus sesuai dengan apa yang disampaikan oleh lawan bicara. Bukan "oke" "nice post" dan komentar tidak berbobot lainnya. Gali ide sebanyak mungkin, kemudian sampaikan kualitas dirimu kepada dunia melalui komentarmu. Kata kuncinya adalah lengkap, jelas, dan berkualitas.
Cara Berkomentar yang Benar di Blog  Guru Kampung
Pak boleh ngak kalau saya ikut dalam diskusi yang sedang berlangsung?

Jawabanya boleh, caranya lihat gambar berikut ini.
Cara Berkomentar yang Benar di Blog  Guru Kampung
Gambar di atas adalah komentar dua teman blogger saya. Pertama teman blogger bernama Rey (Mbak Rey). Beliau menanggapi tulisan saya. Kemudian ditanggapi lagi oleh teman saya yang lain (pak Agus), lihat tanda panah!.

Apa yang dilakukan pak Agus tidak merusak komentar dari mbak Rey sebelumnya, tetapi melengkapi dan memperkaya diskusi. Letaknya pada kata, "ya pak guru" (lihat garis bawah dan tanda panah). Artinya seorang Agus ingin terlibat dalam diskusi tanpa merusak alur diskusinya.

Dalam diskusi besok jika kalian ingin melakukan hal itu sah - sah saja, asalkan sesuai dengan topik bahasan dan jangan merusak alur diskusi. 

Maksud merusak alur diskusi ialah, yang dibahas sastra kalian jawab tambang, yang ditanya umur kalian jawab pekerjaan. Itu merusak.

Baca juga: Cara Membuat Blog Langsung dengan Tulisan Perdana

Gubanesia adalah blog personal yang saya khususkan untuk guru dan murid dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Selengkapnya silakan kunjungi www.gubanesia.com