Cara Membuat Program Kerja Pramuka untuk Pembina Gugus Depan Pramuka Berkarya

Cara Membuat Program Kerja Pramuka untuk Pembina Gugus Depan Pramuka Berkarya


Cara Membuat Program Kerja Pramuka Berkarya Itu Mudah
Martin Ruma sedang menjelaskan cara membuat program kerja pramuka di Gugus Depan Sekolah Kasih Karunia Jakarta Barat
Cara membuat program kerja pramuka berkarya sangat mudah, yang dibutuhkan hanya Tri Satya - Dasa Darma Pramuka dan Visi-misi sekolah.

Tri Satya

Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

  1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila.
  2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
  3. Menepati Dasa Dharma.

Tri satya adalah visi besar kegiatan pramuka di seluruh Indonesia; dan secara khusus pelaksanaan pramuka di sekolah - sekolah. Misinya tertuang dalam dasa darma pramuka.

Dasa Darma Pramuka

Pramuka itu:

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan ksatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, terampil dan gembira
  7. Hemat, cermat dan bersahaja
  8. Disiplin, berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Tri satya dan Dasa Darma pramuka adalah silabusnya seorang pembina pramuka. Melalui Tri Satya dan Dasa Darma seorang pembina pramuka dituntut untuk membuat program kerja; dengan mempertimbangkan 3 aspek.

  1. Visi dan misi sekolah
  2. Sarana dan prasarana
  3. Sumber daya manusia yang tersedia.

Visi dan Misi Sekolah

Setiap sekolah berbeda-beda visi dan misinya. Misalnya sekolah negeri berbeda dengan swasta. Swasta Islam berbeda dengan sekolah swasta Kristen. Oleh karena itu, pertama - tama yang perlu dilakukan oleh seorang pembina pramuka adalah cari tahu visi dan misi sekolah. Melalui visi dan misi sekolah kemudian dibuatlah program kerja yang mengacu pada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

Contoh Visi dan Misi Sekolah

Tangguh dalam iman, santun dalam budi pekerti dan unggul dalam prestasi

Cara seorang pembina pramuka membuat program kerjanya adalah sebagai berikut. 


Program Dasa Darma Misi Sekolah
Ibadah Hari Rabu Dasa Darma Pertama Tangguh dalam Iman
Program 3 S (senyum, sapa, salam) wajib dalam setiap kegiatan pramuka Dasa Darma ketiga Santun dalam perbuatan
KK Got Talent Dasa Darma kedelapan Unggul dalam prestasi

Penjelasan

  1. Program ibadah Rabu pertama (sekolah Kristen). Sekolah negeri atau swasta Islam bisa menyesuaikan dengan program yang sekiranya mengandung visi dan misi sekolah. Namun cakupan kegiatannya termuat dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Ibadah Rabu pertama, mengandung misi sekolah yakni unggul dalam iman dan termuat dalam dasa darma pertama, yakni Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Senyum, sapa dan salam (3 S) termuat dalam dasa darma kedelapan, yakni patrior yang sopan dan kesatria. Cakupan visi dan misi sekolah yakni SANTUN DALAM PERBUATAN.
PENTING UNTUK DIINGAT, Kakak - kakak bukan pelaksana visi dan misi sekolah, tetapi pembina pramuka di sekolah tersebut. Jadi apabila ada program yang tidak sesuai dengan visi dan misi sekolah tidak jadi masalah, asalkan program yang kakak - kakak rancang mengandung unsur Dasa Darma Pramuka. Maka rancangan program harus mengacu pada kebutuhan anggota, yakni menjadi manusia dewasa yang berjiwa pancasila.

Sarana dan Prasarana

yang dimaksudkan dengan sarana dan prasarana di sini adalah alat dan bahan yang menunjang progrma kakak-kakak pembina. Misalnya dari program di atas. KK Got Talent, salah satu kegiatannya adalah lomba gaming. 

Bagi teman-teman yang hidup di wilayah urban, akses internet mudah, itu hal biasa, tetapi bagaimana jadinya jika program tersebut dibuat di Papua?, yang akses internetnya tidak ada. Oleh karena itu, seorang pembina dalam membuat program kerja hendaknya disesuaikan dengan sarana dan prasarana sekolah.

Sumber Daya Manusia yang Tersedia.

Seorang pembina pramuka harus bersifaat fleksibel dalam segala situasi, seperti tunas kelapa yang bisa tumbuh di mana saja. Jadi bila dalam gudep kakak - kakak tidak ada pembina putri, sedangkan posisi kakak pembina ambalan putra. Maka tugas kakak melatih satu atau dua orang anggota putri yang dianggap mampu untuk menjadi mentor, bagi teman-temannya. Intinya dalam berkegiatan di lapangan disesuaikan dengan situasi lapangan, tetapi juga tidak bertindak melanggar ADR Kwarcab Nasional.

Penutup

  1. Pramuka tidak ada silabus seperti bapak dan ibu guru yang mengajar pararel di kelas reguler.
  2. Pramuka itu tidak kaku dengan kondisi tertentu, dia harus mampu menyesuaikan dengan segala situasi dan kondisi lapangan. Demikian juga dalam hal merancang program kerja.
  3. Rancangan program kerja seorang pembina pramuka harus memperhatikan tiga aspek, pertama visi dan misi sekolah, kedua sarana dan prasarana sekolah dan ketiga sumber daya manusia yang tersedia.
Demikian cara membuat silabus pramuka berkarya. Kata berkarya untuk membedakan program wajib pramuka seperti tali temali, PPB, pionering dan hal-hal teknis yang mengarah pada hal teknis kepramukaan.